Yuk, Persiapkan Ramadhan Terbaik

Yuk, Persiapkan Ramadhan Terbaik


Suasana Kajian Dhuha "Mempersiapkan Ramadhan Terbaik kita - DR Muslih A Karim, 24 Ahad   (6/15)

Suasana Kajian Dhuha “Mempersiapkan Ramadhan Terbaik kita – DR Muslih A Karim, 24 Ahad (6/15)

Tak terasa bulan Ramadhan sebentar lagi akan menjumpai kita kembali, sekitar 1 bulan kedepan. Sudah sering kita merasakan kehadiran Ramadhan, terus berganti dari tahun ke tahun, sebagai gmbaran sederhana jika sekarang usia kita 30 tahun artinya sudah lebih dari 15 kali sejak akil baligh kita merasakan Ramadhan.

Yang menjadi pertanyaan adalah setelah berulang kali kita bertemu dengan bulan Ramadhan, namun selama itu pula terasa masih ada yang kurang maksimal dengan ibadah kita, seolah-olah hanya ritual tahunan saja tanpa kesan yang mendalam, dan pasca Ramadhan kembali lagi kepada kebiasaan semula.

Beberapa kemungkinan, mengapa hal ini terjadi, diantaranya adalah kurangnya persiapan kita dalam menghadapi Ramadhan, padahal jika melihat kebelakang Rasulullah dan para sahabatnya sudah bersiap dengan Ramadhan 2 bulan sebelumnya, sebagaimana do’a Rasulullah “ Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami di bulan Ramadhan.” Beliau lebih memperbanyak berbagai macam ibadah di bulan Sya’ban dibandingkan bulan2 lainnya, sehingga ketika Ramadhan datang segalanya sdh siap tempur.

Disisa waktu 1 bulan kedepan, ada baiknya kita persiapan dari sekarang agar tahun ini menjadi Ramadhan yang lebih berkesan dibandingkan sebelumnya, karena sebagaimana ungkapan mengatakan “jika engkau gagal mempersiapkan, maka sesungguhnya engkau sedang mempersiapkan kegagalan”. Setidaknya ada 4 hal persiapan yang perlu kita lakukan dalam menghadapi Ramadhan nanti :

  1. Persiapan Ilmu

Mulailah dari sekarang membaca kembali hal-hal yang berkaitan dengan Ramadhan, seperti rukun dan syarat puasa Ramadhan, sunnah2 ramadhan, hal-hal yang membatalkan puasa ramadhan, amalan-amalan sunnah ramadhan, dan lain2, berbagai literature panduan menghadapi ramdhan dapat didapatkan dengan mudah di internet bahkan pada aplikasi ios dan play store.

Sebagaimana dalam Al qur’an  surat Al Baqorah : 185 . “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.”

Dalam hadist juga disebutkan : “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim). Adanya bekal ilmu yang cukup akan memberikan dorongan dan motivasi untuk selalu bersemangat melakukan berbagai macam kegiatan ibadah di Ramadhan.

  1. Persiapan Fisik

Puasa ramadhan pada hakikatnya adalah ibadah yang menguras fisik kita, karena diwajibkan untuk tidak makan dan minum mulai dari sebelum subuh hingga menjelang magrib di sore hari. Butuh ketahanan fisik yang prima agar kita dapat bekerja dan beraktivitas dengan baik, walaupun sedang berpuasa. Di bulan Sya’ban ini kita mulai melatih diri dengan melaksanakan puasa-puasa sunnah, agar ketika tiba ramadhan nanti sudah menjadi terbiasa. Dan bagi yang masih mempunyai hutang puasa pada tahun sebelumnya, segera untuk dilunasi hutang puasanya sebelum Ramadhan tiba.

  1. Persiapan Harta

Selain dari ibadah yang maksimal selama bulan Ramadhan, maka infaq dari harta kita menjadi   stressing tersendiri, kita diminta untuk lebih banyak melakukan infaq dan sedekah ketika dibulan Ramadhan, sebagaimana dalam hadist :  “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6).

Beberapa hadist lain yang menerangkan tentang keutamaan infaq dan sedekah ketika Ramadhan antara lain :

“Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi no 807, ia berkata: “Hasan shahih”)

“Setiap amal manusia akan diganjar kebaikan semisalnya sampai 700 kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.’” (HR. Muslim no.1151).

Oleh karena itu perlu dianggarkan budget khusus, besaran infaq dan sedekah yang akan kita keluarkan selama Ramadhan, misalnya setiap hari kita sedekah sebesar 50 ribu secara konsisten hingga akhir Ramadhan. Atau pada kesempatan tertentu mengadakan buka besama anak yatim dan dhuafa, dan masih banyak kegiatan sejenisnya.

  1. Persiapan Keluarga

Ramadhan juga merupakan bulan pembinaan keluarga, melatih disiplin anggota keluarga terutama anak-anak, mengkondisikan keluarga dengan membuat rencana kegiatan ibadah yang runut selama bulan Ramadhan, misalnya Program keluarga bersama Al Qur’an, Sholat berjamaah, I’tikaf keluarga, program memberikan ifthor,  dan lainnya, semuanya dirangkum dalam sebuah program ibadah ramadhan yang terjadwal untuk  memaksimalkan pembinaan keluarga. Ramadhan adalah special moment yang disediakan Allah 1 tahun sekali untuk pembinaan keluarga, dalam rangka peningkatan kualitas ruhiyah keluarga.

Para sahabat Rasul SAW telah mendidik putra-putri mereka yang masih kecil untuk melaksanakan shaum. seperti yang dituturkan Shahabiyah Rubayyi’ binti Mu’awwis Ra tentang bagaimana cara mereka mendidik anak-anaknya dalam berpuasa : “Dan kami melatih anak-anak kami yang masih kecil untuk berpuasa, kami bawa mereka ke masjid dan kami buatkan mereka mainan dari bulu. apa bila di antara mereka ada yang merengek minta makan, maka kami bujuk dengan mainan itu terus hingga tiba waktu berbuka (HR.Bukhari Muslim).

Karena pada hakekatnya kita menginginkan keluarga bukan hanya di dunia, tapi juga berkumpul bersama keluarga di syurga kelak, dan kita diminta untuk menjaganya dari siksa akhirat, sebagaimana dalam surat At-Tahrim (66) ayat 6:  “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Akhirnya mari segera kita mulai persiapkan Ramadhan tahun ini dengan sebaik-baiknya, sebagai salah satu usaha kita menggapai maghfiroh Alloh dan tercapainya tujuan puasa Ramadhan yaitu dalam rangka menggapai laallakum tattaqqun (menjadi orang-orang yang bertaqwa).

Wallahualam bi showab…

[bid.dakwah-ibadah]



Source link : Masjid Al Aqsha De Latinos – BSD

About

POST YOUR COMMENTS

Pengunjung

  • 1
  • 181
  • 561
  • 8.128
  • 41.536
  • 502.290
  • 1.260.326
  • 80