“Revitalisasi, Konsolidasi dan Pemberdayaan DMI Harus Serentak”


DMI.OR.ID, JAKARTA – Salah satu program Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) yang sedang digalakkan adalah masalah konsolidasi organisasi. Di periode kepengurusan di bawah kepemimpinan Pak Jusuf Kalla, DMI terus melakukan pembenahan internal.

Menurut salah satu fungsionaris PP DMI, Iskandar Sulaiman, upaya konsolidasi dan revitalisasi organisasi itu sudah tepat. Roda organisasi, kata dia, terletak pada aktif tidaknya kepengurusan.

“Ujung tombak program tentu ya pengurus. Kalau pengurusnya kurang aktif atau organisasinya tidak aktif, sulit mengimplementasikan berbagai program yang sudah dicanangkan pengurus pusat,” papar Iskandar, dalam percakapan dengan dmi.or.id, beberapa waktu lalu.

Karena itu, ia mendukung penuh gagasan dan upaya konsolidasi dan revitalisasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan/desa. Meski tidak dipungkiri, lanjut dia, masih banyak DMI Daerah atau tingkat kabupaten/kota yang masih ‘tidur’, tidak ada kepengurusan, perlu ‘dibangunkan’.

“Kalau organisasi pasif, sulit mewujudkan program sebagus apapun. Kuncinya memang ada di tingkat wilayah atau provinsi, mereka inilah yang harus mendorong, kalau perlu secara tegas, menginstruksikan pengurus tingkat kabupaten/kota melakukan musda atau penyegaran pengurus,” lanjut Iskandar.

Pria yang juga menjabat sebagai Dirut PTPN 6 Jambi tersebut berpendapat, kalau masalah organisasi sudah teratasi, maka upaya pemberdayaan masjid dan jamaah akan dapat dilakukan dengan baik.

“Pak Ketum JK kan sudah mewanti-wanti, seluruh jajaran pengurus di berbagai tingkatan harus aktif. Makanya beliau mencanangkan slogan ‘Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid’ itu tak lain agar keberadaan DMI dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” paparnya.

Iskandar berharap pada seluruh jajaran pengurus DMI di tingkat provinsi dan kabupaten terus melakukan gerakan revitalisasi dan konsolidasi secara massif dan serentak, sehingga setahun kedepan DMI seluruh kabupaten/kota aktif dan menjalankan programnya. Ini akan memudahkan upaya pemberdayaan masjid.

Ia menambahkan, pengurus DMI setempat perlu menjalin sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pemkab/pemkot. Pemerintah di semua tingkatan, kata dia, membutuhkan peran serta masyarakat, termasuk DMI.

“Kalau perlu kita road show ke para gubernur agar mau membantu dan bersinergi dengan DMI. Kita kan bagian dari masyarakat, dan pemerintah perlu kita. Saling membutuhkan,” pungkasnya. (Hery S)



Source link : Dewan Masjid Indonesia

About

POST YOUR COMMENTS

Pengunjung

  • 0
  • 191
  • 561
  • 8.138
  • 41.546
  • 502.300
  • 1.260.336
  • 23