PP DMI Kunjungi Syaikh Khalid Al-Hamudi di Jeddah |

0 115

DMI.OR.ID, JEDDAH – Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah bersilaturahmi dan santap siang bersama dengan Pimpinan Rabithah ‘Alam Islami, Syeikh Khalid Ibnu Abdillah al Hamudi, yang juga pembina Yayasan Al Manarah al Islamiyah, di kota Jeddah, Kerajaan Arab Saudi, pada Kamis (8/3) siang.

Pertemuan ini berlangsung setelah  seluruh  anggota rombongan Umrah Bersama PP DMI bersama-sama menunaikan sholat jamak takhir Dzuhur dan Ashar qashar berjama’ah di masjid di dekat rumah Syeikh Khalid al Hammudi,  Jeddah.

Turut hadir Syeikh Abdullah dalam pertemuan ini. Beliau bahkan dengan  fasih meantunkan ayat-ayat al Qur’an dan sholawat nabi dengan suara keras di sela sela pertemuan. Bahkan beliau berbicara dalam bahasa Indonesia: “Aku mencintaimu karena Allah”.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID langsung dari Jeddah, pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab ini dipandu langsung oleh Ketua PP DMI,  Drs. KH. Abdul Mannan Ghani, yang juga penerjemah dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh sejumlah Ketua PP DMI seperti Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi, Drs. KH. Ahmad Bagdja, Dr. Hj. Maria Ulfa Anshari, M.Si, dan Drs. H. Andi Mappaganti,  M.M.

Pertemuan ini juga membahas tentang kunjungan Syaikh Khalid ke sejumlah kota di Indonesia seperti Bogor,  Jakarta, dan Padang beberapa bulan sebelumnya saat menjadi narasumber dalam sejumlah acara. Termasuk rencana beliau untuk kembali berkunjung ke Jakarta,  dan Makassar pada bulan Syawal nanti.

Dalam pertemuan ini, turut hadir Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, M.A., yang juga berbicara dalam bahasa Arab dengan Syeikh Khalid al Hamudi.  Ia didampingi sekretaris-sekretaris PP DMI lainnya seperti Ir. Hj. Jaorana Amiruddin, M.Si., dan dr. Ivan Rovian, M.K.P.

Hadir pula Bendahara Umum PP DMI, Dr. H. Machfud Sidik, M.Sc., Bendahara PP DMI, Dra. Hj. Dian Artida, dan Direktur Program PP DMI, Dr. H. Munawar Fuad Noeh, M.A., serta anggota Departemen Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Luar Negeri PP DMI, Drs. K.H. Amiruddin Sabil., dan Drs. H. Baharuddin Tanriwali, M.Si.

Juga hadir anggota Departemen Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan PP DMI, H. Halid Umar Bakadam, yang juga pemilik  travel Kano Mas dan Restoran Al Jazeera.

Hadir juga anggota Departemen Sosial, Kemanusiaan, dan Penanggulangan Bencana (Pos Tanggap Bencana/ Postaben) PP DMI,  Drs. H. A. Munir HD, M.M., serta Kepala Sekretariat PP DMI, H. Shouman Ramadhan, dan staf-staf sekretariat PP DMI, Drs. Slamet, dan Makhrus.

Pertemuan ini menjadi rangkaian terakhir dari agenda Umrah Bersama PP DMI sebelum kembali ke tanah air pada Kamis (8/3) malam, sekitar Pukul 19:25 waktu Jeddah, dari Bandar Udara (Bandara) Internasional King Abdul Aziz,  Jeddah,  Arab Saudi, menuju  Jakarta,  Indonesia.

Sebelumnya, 25 anggota rombongan Umrah Bersama PP DMI telah berada di kota suci Mekah al Mukarramah sejak Kamis (1/3) malam hingga Senin (5/3) siang untuk menunaikan ibadah umrah  di Masjidil Haram, yang meliputi  tawaf  dan sa’i.

Termasuk ziarah ke sejumlah tempat di kota suci Mekah seperti Jabal Rahmah,  Jabal Tsur,  Jabal Nur,  Arafah, Mina, Muzdalifah, Gua Hira’, dan Universitas  Ummul  Qura’. Sejumlah tempat hanya dilewati saja oleh bus yang membawa para jama’ah dengan penjelasan dari tour leader kami, Ustaz H. Ramli.

Alhamdulillah, rombongan umrah PP DMI juga telah beribadah dan berziarah  ke kota suci Madinah al Mumawwarah sejak Senin (5/3) malam hingga Kamis (8/3) pagi,  khususnya ke Masjid Nabawi. Tempat-tempat lainnya yang kami kunjungi di Madinah ialah Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, dan Pekuburan Baqi’.

Adapun jarak tempuh antara kota Mekah dan Madinah sekitar 490 kilometer, serta bisa ditempuh selama lima hingga enam jam perjalanan darat drngan menggunakan bus standar Arab Saudi.

Sepanjang perjalanan, terlihat jalan tol yang terhampar di tengah-tengah  gurun pasir yang membelah gunung  dan lembah pasir. Sesekali terlihat rest area serta panorama hewan hewan endemik Arab Saudi seperti unta, dan  biri-biri yang hidup liar di alam.

Sepanjang perjalanan dari Mekah menuju Madinah, hanya lafadz dzIkrullah yang kami lantunkan. SubhanAllah, alhamdulillah, Laa ilaaha illAllah, Allahu Akbar.

Tak lupa sholawat teriring salam senantiasa disampaikan oleh para duyufurrahman kepada  khatamun anbiya, Rasulullah Muhammad SAW, seoanjang perjalanan dari Mekah menuju Madinah. Yaa Nabii Salaam A’laika, Yaa Rasul Salam. Salam A’laika, Yaa Habib Salam A’laika, Sholawatullah A’laika.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

Source link : Dewan Masjid Indonesia

Leave A Reply

Your email address will not be published.