Buka Muswil DMI Jateng, Gubernur Ganjar Tantang Program Pemberdayaan Masjid


DMI.OR.ID, SEMARANG – Pimpinan Wlayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Jawa Tengah hari ini menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IV, Ahad (27/12). Muswil mengambil tema: Optimalisasi Peran dan Fungsi Masjid dalam Pemberdayaan Umat.

Kegiatan yang berlangsung hingga esok hari itu dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo. Dalam amanatnya, Ganjar mendukung penuh berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan oleh DMI Jawa Tengah.

“Saya hadir di sini jadi tahu banyak, ternyata DMI memiliki program yang sangat berguna bagi pengembangan umat dan masjid. Bahkan program itu yang di luar perkiraan banyak orang, termasuk saya,” ujar Ganjar disambut tawa peserta Muswil.

Dalam satu kesempatan, kisah Ganjar, ia bicara panjang lebar dengan Ketum DMI yang juga Wapres RI, Jusuf Kalla. Ganjar bertanya kepada JK, “Pak JK, kok mau-maunya ngurus masjid?” lagi-lagi disambut gelak tawa hadirin.

“Ini pengabdian agama. Saya sudah berkomitmen kalau sudah tidak menjabat, saya akan aktif di dunia pendidikan, sosial dan dakwah. Di pendidikan menjadi dewan pembina beberapa perguruan tinggi, lalu sosial menjadi Ketum PMI, dan agama menjadi Ketum DMI, selain mustasyar PBNU,” ujar Ganjar menirukan JK.

Menurut politisi PDIP itu, cara JK membawa DMI menjalankan program pemberdayaan masjid sangat cerdas. Pak JK, lanjut Ganjar, melakukan program yang sama sekali tidak dilakukan oleh ormas Islam lainnya, seperti penataan dan perbaikan kualitas akustik masjid.

“Bayangkan, mayoritas kualitas sound system masjid tidak bagus, mengaung, sehingga kalau dai berceramah, khotib berkutbah pesan dakwahnya kurang bisa diterima dengan baik. Nah Pak JK melakukan perbaikan yang itu berdampak pada kekhusukan beribadah,” papar Ganjar.

Pihaknya mendukung penuh program yang akan dilaksanakan oleh DMI Jawa Tengah, Siapapun yang terpilih jadi ketua nanti, kata dia, program pemberdayaan dalam berbagai bidang harus menjadi prioritas.

Ganjar bahkan menantang pengurus baru nanti untuk bersinergi dengan pemprov Jawa Tengah. Jangan segan-segan, kata dia, untuk melakukan pemberdayaan masyarakat.

“Nanti kalau pengurus baru sudah terbentuk, segera temui saya. Nanti saya pertemukan dengan Kepala BPN Jateng untuk saat itu juga bikin kerjasama sertifikasi masjid. Banyak masjid yang status tanah dan bangunannya tidak jelas, sehingga rawan menimbulkan konflik,” pungkas dia.

Seperti diketahui, selain memilih ketua baru, Muswil yang diikuti wakil dari 32 kabupaten/kota se-Jawa Tengah tersebut dilaksanakan di salah satu aula Masjid Agung, Semarang, juga akan merancang program kerja untuk lima tahun kedepan. (Hery S)



Source link : Dewan Masjid Indonesia

About

POST YOUR COMMENTS

Pengunjung

  • 0
  • 191
  • 561
  • 8.138
  • 41.546
  • 502.300
  • 1.260.336
  • 27