Bertekad Mencetak Para Hafiz Qur’an Setelah 30 Tahun Merintis TPA

Bertekad Mencetak Para Hafiz Qur’an Setelah 30 Tahun Merintis TPA

MASJIDALIHSAN.COM – Oleh : Anab Afifi.ApI04FRrulhSRUout1_Sc7ypL1Z8GFA4UHS-LkMIrQja

Raut mukanya selalu berseri dan berbinar bila berbicara seputar masalah agama,pendidikan, serta dakwah Islam. Wajah ramah serta tutur katanya yang sejuk, membuatnya sangat dekat dengan warga di perumahan Komplek Astek, Serpong, Tangerang Serpong.

Dialah Muhammad Yusuf Sisus (63).Selama 30 tahun, sejak 1986, di sela-sela aktifitasnya sebagai karyawan PT Jamsostek (Persero), bersama istrinya, Noverlemi Yusuf (62), aktif sebagai penggerak pengajaran alquran di lingkungan tempat tinggalnya.

Sebelum Serpong berubah menjadi kawasan kota mandiri BSD City yang maju seperti sekarang ini, daerah ini masih sangat sepi berupa hutan karet. Saat itu, salah satu komplek perumahan yang sudah berdiri adalah Komplek Astek.

Di perumahan inilah Yusuf Sisus bersama istrinya mulai mengajarkan anak-anak komplek Astek mengaji.

“Mula-mula hanya beberapa anak saja yang belajar. Dan itu kita lakukan di rumah”, kenang Yusuf.

Kegiatan ini lambat laun berkembang. Anak didik mulai berdatangan tidak hanya dari komplek ini, melainkan juga anak-anak kampung di sekitar Desa Lengkong Gudang Timur, Serpong. Yusuf pun mulai berinisiatif mencari guru ngaji supaya lebih fokus, mengingat dia sehari-hari sudah sibuk dengan kegiatan kantor.

“Alhamdulillah… saat itu kita butuh guru ngaji, ada saja guru-guru muda yang datang”, kisah Yusuf.

Hingga kini, murid-murid pengajian hasil binaannya sudah tersebar dan menghasilkan guru-guru ngaji. Aktifitas intens pengajaran baca Al Qur’an di Astek kemudian dilembagakan menjadi TPA Al Ihsan di masjid Al Ihsan yang dibangun pada 1987.

Ketika kawasan kota mandiri BSD City mulai berkembang,Noverlemi Yusuf, keliling komplek-komplek untuk mendorong terbentuknya pengajian Qur’an. Sebelum bermunculan pusat-pusat pengajian dan sekolah-sekolah Islam di BSD City, peran TPA Al Ihsan dapat dikatakan cukup mewarnai karena dalam mendorong tumbuhnya pengajaran membaca Al Qur’an oleh pendekatan pasangan suami istri ini.

Sampai hari ini, kiprah TPA Al Ihsan terus berjalan. Kehidupan keagamaan dan aktifitas dakwah makin berkembang. Jamaah masjid semakin banyak.

Sementara, pengurus rukun warga (RW) setempat juga memiliki perhatian terhadap pengembangan masjid ini. Akhirnya, bersama warga komplek Astek disepakati untuk mengembangkan TPA menjadi sekolah Al Qur’an pada 2013.

Maka, dibentuklah satu yayasan khusus untuk pengembangan masjid Al Ihsan dan pembangun sekokah Al Qur’an.

“Saya tidak menyangka. Warga di sini begitu bersemangat untuk mewujudkan sekokah Al Qur’an ini”, ujar Yusuf dengan berbinar.

Memang, akhirnya Sekolah Al Quran Al Ihsan Serpong (SA2S) resmi dibangun 1 Muharam 1437 H (awal November 2015) di bawah manajemen Yayasan Al Ihsan Tangerang Selatan (YATS).

“Kami bercita-cita melahirkan para hafidz sejak usia dini”, tekad Yusuf.

Pendidikan Al Qur’an ini, jelas Yusuf, nantinya gratis tanpa dipungut biaya.

Yusuf Sisus yang juga Ketua DKM Masjid Al Ihsan ini, menyatakan sangat berterima kasih atas partisipasi dan dukungan umat Islam atas sambutan hangat dengan pembangunan SA2S.

Menurut Ketua YATS, Amal Alghozali, pembangunan tahap pertama SA2S menelan dana Rp 1,5 miliar. Pembangunan tahap kedua diperkirakan menelan Rp 6 miliar.

Sementara dana yang masuk sebesar Rp 300 juta.

“Kami masih berharap dukungan umat Islam untuk menyelesaikan pembangunan ini”, ujar Amal. (*)

***
P.S: Untuk informasi lebih lanjut mengenai SA2S silahkan menghubungi:
Amal Alghozali (0878 81507751), Zaidin A Zaiti (0811900519),
M Yusuf Sisus (0811173960), Iwam Maryam (081319456532), Noverlemi Yusuf (08121945742), Bambang Darmawan (08161951203)
Sarwo Edi (081341771888).

Infaq dapat disalurkan langsung melalui rekening:
Bank BNI
1162340003 atas nama
YAYASAN AL IHSAN TANGERANG SELATAN.

Foto Profil dari Agung Wibowo
About

POST YOUR COMMENTS

Pengunjung

  • 0
  • 1.858
  • 656
  • 7.953
  • 47.911
  • 516.210
  • 1.164.923
  • 338